Dies Natalis UMB, Target Hadirkan Fakultas Kedokteran

Datu Luwu Andi Maradang Macculau, Rektor UMB Palopo, Dr.Nilawaty Uly, Pembina Yayasan Pendidikan Mega Buana H. Rahim Munir, Kadis Kesehatan Pemkot Palopo yang hadir mewakili Wali Kota, Dr.dr. Ishak Iskandar, Wakil Wali Kota Palopo, Dr.Ir.H. Rahmat M Bandaso, sejumlah muspida, tamu serta undangan lainnya saat melaunching program lembaga konsultasi dan bantuan hukum UMB, Inkubator Bisnis UMB Palopo

*Datu Luwu La Maradang Macculau Idnetikan Rektor UMB dengan 3 Datu Luwu Perempuan

Universitas Mega Buana (UMB) Palopo saat ini tengah mempersiapkan diri untuk pengurusan berdirinya fakultas kedokteran. Hal itu diungkapkan saat peringatan Dies Natalis 13 Tahun perguruan tinggi tersebut, Rabu 22 Juni 2022.

Rektor UMB, Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si, Apt, M.Kes. dalam pemaparannya dihadapan Datu Luwu, La Maradang Macculau, Kadis Kesehatan Pemkot Palopo yang hadir mewakili Wali Kota, Dr dr Ishaq Iskandar, Wakil Wali Kota Palopo, Ir H Rahmat M Bandaso, sejumlah muspida, tamu serta undangan lainnya. “Bismillah, kami mohon doanya semoga harapan kami dan kita semua bisa mewujudkan mimpi menghadirkan Program Studi S1 Ilmu Kedokteran,”sebut Nilawaty Uly dihadapan tamu dan undangan. Dr Nilawati saat diwawancara Palopo Pos disela sela kegiatan itu, bahwa untuk prodi kedokteran ini proses persiapannya sementara berjalan, mengingat untuk membuka program studi ini masih belum bisa dilakukan lantaran moratorium oleh pemerintah, “sejak kemarin persiapannya kami lakukan,”katanya.

Datu Luwu, Wakil Wali Kota, Asisten III,Rektor UMB, Ketua Yayasan Pendidikan Mega Buana, dan unsur Forkopimda saat foto bersama dalam rankaian Dies Natalis ke-13 UMB Palopo.

Ia mengharapkan semoga moratorium itu segera dicabut, manakala sudah bisa dilakukan dan proses persiapannya juga telah terpenuhi dan prosesnya itu bisa lebih cepat. Karena memang diakui, Nilawaty Uly, untuk membuka program studi tersebut membutuhkan SDM khusus sebagai salah satu persyaratan, selain itu sarana dan prasaran yang harus ditambah.

Dirancangnya untuk pembukaan Program Studi ini berdasarkan kebutuhan dunia kerja dan visi Universitas. “Ada peluang kerja bagi lulusan, potensi mahasiswa sehingga pihaknya mempersiapkan diri untuk membuka Prodi Ilmu Kedokteran tersebut,”jelasnya.

MAHASISWA BEREBUT hadiah yang ada di puncak Tumpeng Raksasa Dies Natalis ke-13 UMB. 

Prodi baru yang sementara berproses ini adalah S1 Tekhnik Informartika dan S1 Sistem Informasi, “mudah-mudahan dalam waktu dekat ini UMB telah mendapatkan izin penyatuan untuk Prodi S1 Teknik Infoirmatika dan S1 Sistem Informasi,”harapnya. Diketahui saat ini UMB telah mengelola 1 Program Magister (S2) Kesehatan Masyarakat, 3 Fakultas dengan 10 Program Studi Sarjana (S1) yakni Fakultas Bisnis dengan dua prodi yakni S1 Kewirausahaan dan S1 Perdagangan International, Fakultas Kesehatan dengan Prodi yakni D4 Kebidanan, S1 Kebidanan, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Keperawatan, pendidikan Profesi Bidan dan Profesi Ners. Fakultas Hukum dengan Program S1 Ilmu Hukum.

Sementara itu Dr dr Ishaq Iskandar dalam sambutannya mengatakan UMB menjadi salah satu perguruan tinggi yang eksis di Kota Palopo ini dituntut untuk menyiapkan SDM yang unggul, keratif dan kompetitif dalam berbagai bidang ilmu. Kondisi geografis kota palopo dimana UMB eksis tentu semakin menarik bagi Kota Palopo sebagai tujuan pendidikan. Namun tantangannya adalah persaingan perguruan tinggi karena itu dituntut agar lebih meningkatkan pelayanannya kepada calon mahasiswa baru. Selain soal layanan, dalam pengembangan pendidikan tinggi di Kota Palopo ini tantangan yang dihadapi yakni bagaimana mewujudkan relevansi perguruan tinggi dengan dunia kerja yang selama ini masih menjadi permasalahan umum pendidikan tinggi. Setelah wisuda, mau kemana para alumninya?

Pembina Yayasan Pendidikan Mega Buana H Rahim Munir Said, S.P, M.M, menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid Alhidayah Palopo yang diterima Sekertaris Panitia pembangunan Herawan Syamsuddin Tony.

“Tapi ini saya lihat, UMB sudah mewujudkannya, dan alhamdulillah sudah banyak kerja diluar negeri dan seluruh indonesia dan dimana mana alumninya bekerja, itu adalah suatu upaya yang luar biasa dari kampus, “kata Dr dr Ishaq. Itu diungkapkan Dr Ishaq jika proses wisuda terus berjalan dimana para alumni terserap.

Sementara itu, Datu Luwu, La Maradang Andi macculau yang hadir memberikan nasehat memuji kiprah UMB Palopo yang tidak lepas dari peran Dr Nilawaty Uly. Ia mengidentikkan Nilaawaty Uly seperti 3 tokoh datu luwu perempuan. Bagaiman jika kepemimpinan itu dipimpin oleh seorang perempuan, ia menyebut We Tenrirawe yang menciptakan tatanaan adat, aturan aturan adat, sistem kepemimpinan, kemudian We Tenri Leleang seorang menteri yang hebat, pemersatu sulsel, dan yang ketiga adalah We Tenri Awaru Petta Matoinroe Tengana Luwu, “jadi tiga sosok wanita ini yang kebetulan ditakdirkan menjadi datu sangat tampak pada hari ini dalam diri seorang Rektor,”tuturnya disambut antusias.

Kehadiran Datu Luwu, La Maradang Macculau di peringatan Dies Natalis UMB Palopo yang ke 13 tahun ini terkait juga dengan launching program lembaga konsultasi dan bantuan hukum UMB, Inkubato Bisnis UMB di kampus tersebut.

Leave a Reply