Program Sarjana

Sarjana Kesehatan Masyarakat

Visi

Menjadi program studi kesehatan masyarakat terbaik dalam menghasilkan lulusan yang kreatif
dan profesional di wilayah Indonesia Timur pada tahun 2024

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang kreatif dan profesional.
  2.  Melaksanakan penelitian kesehatan masyarakat yang menunjang perkembangan kesehatan
    masyarakat.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan konstribusi terhadap
    pemecahan masalah kesehatan masyarakat.
  4. Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas lulusan.

Pendafataran

Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru
Daftar Sekarang di sini

Mengapa Program Studi Kesehatan Masyarakat

KOMPETENSI SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT

  1. Kemampuan untuk melakukan kajian dan analisa (analysis and assessment).
  2. Kemampuan untuk mengembangkan kebijakan dan prerencanaan program kesehatan
    (policy development and program planning)
  3. Kemampuan untuk melakukan komunikasi (communication skill)
  4. Kemampuan untuk memahami budaya local (cultural competency/local wisdom)
  5. Kemampuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat (community dimensions of
    practice)
  6. Memahami dasar-dasar ilmu kesehatan masyarakat (basic public health sciences).
  7. Kemampuan untuk merencanakan dan mengelola sumber dana (financial planning and
    management)
  8. Kemampuan untuk memimpin dan berfikir sistim (leadership and system thinking/total
    system)

 

Delapan Kompetensi akan menghasilkan Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat dan memiliki
profil diharapkan memiliki kualifikasi “MIRACLE” seperti yang dinyatakan di bawah ini:

  1. Manager: mampu mengelola program kesehatan masyarakat.
  2. Innovator: mampu melakukan pendekatan yang inovatif.
  3. Researcher: memiliki keterampilan dalam melakukan penelitian dan menjelajahi bukti
    untuk membuat keputusan.
  4. Apprenticer: profesional dalam pembelajaran hidup.
  5. Communitarian: mampu bekerja di tengah masyarakat.
  6. Leader: dapat menjadi pengambil keputusan untuk menemukan visi untuk kesehatan masyarakat.
  7. Educator: mampu mendidik semua orang untuk hidup sehat.