
PALOPO – Universitas Mega Buana (UMB) Palopo kembali mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan kesehatan unggulan di Indonesia Timur. Prestasi gemilang ini ditandai dengan keberhasilan seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Bidan meraih kelulusan 100 persen dalam Uji Kompetensi Nasional Indonesia (UKOM) Periode I yang diselenggarakan pada 11-13 April 2026. Pencapaian ini dikukuhkan melalui SK No. 0157/TIMADHOC.UKOMNAS.KEB/IV/2026.
Rektor Universitas Mega Buana Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, Apt., M.Kes., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para mahasiswa dan dosen pendamping. Ia menegaskan bahwa hasil ini adalah buah dari kerja keras kolektif dalam menjaga mutu pendidikan dan efektivitas metode pembelajaran di UMB Palopo. “Pencapaian ini diharapkan tidak hanya memperkuat reputasi institusi sebagai pencetak bidan kompeten, tetapi juga memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di masyarakat,” ujarnya.
Barometer Pendidikan Kebidanan di Indonesia Timur
Sebagai perguruan tinggi dengan reputasi “Baik Sekali” dari BAN-PT, UMB Palopo telah lama menjadi magnet bagi calon mahasiswa kesehatan. Komitmen ini sudah terpupuk sejak berdirinya institusi pada 22 Juni 2009, di mana Program Studi DIV Bidan Pendidik menjadi salah satu cikal bakal lahirnya universitas ini.
Merujuk pada perubahan regulasi melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan, UMB Palopo bergerak cepat dengan menjadi perguruan tinggi pertama di wilayah Indonesia Timur yang membuka program profesi bidan. Respon cepat terhadap regulasi ini menjadikan UMB Palopo pilihan utama bagi lulusan D3 dan S1 Kebidanan yang ingin meraih kualifikasi profesional.
Fasilitas Unggulan dan Jangkauan Luas
Keunggulan UMB Palopo didukung oleh fasilitas yang lengkap, termasuk menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Tana Luwu yang memiliki Computer Based Test (CBT) Center mandiri untuk uji kompetensi nasional. Fasilitas ini dihadirkan untuk mengasah kompetensi mahasiswa sekaligus membantu meminimalkan biaya pendidikan mereka.
Kini, mahasiswa kebidanan di UMB Palopo tidak hanya berasal dari Sulawesi Selatan, tetapi juga menjangkau Kalimantan, Papua, hingga Jawa. Dengan total alumni kebidanan mencapai 6.380 orang yang kini tersebar sebagai ASN, bidan mandiri, hingga pekerja migran, UMB Palopo terus memperluas jangkauannya melalui alih kelola akademi kebidanan di wilayah Sinjai dan Palu.
Sementara untuk penerimaan mahasiswa khusus profesi bidan masih dilakukan yang saat masih Jalur Mandiri UMB 1 periode pendaftarannya : 1 Desember 2025 s/d 2 April 2026, Jalur Mandiri UMB 2, 3 April 2025 s/d 30 September 2026 tanggal melalui Link pendaftaran pmb.umegabuana.ac.id.(*)