
Salah satu program studi yang telah dinanti-nantikan oleh masyarakat, khususnya alumni telah hadir di Universitas Mega Buana Palopo. Program Studi (S2) Magister Kebidanan telah hadir dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Itu setelah terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Nomor 488/B/O/2026, tentang Program Studi Kebidanan Program Magister Pada Universitas Mega Buana Palopo, tanggal 6 Mei 2026. Hadirnya SK ini menandai resminya UMB Palopo menerima mahasiswa baru melalui program tersebut dan mencatatkan diri sebagai perguruan tinggi swasta pertama yang menyelenggarakan S2 Kebidanan di wilayah Indonesia timur.
Dengan adanya penambahan ini melengkapi jenjang pendidikan kebidanan di UMB Palopo yang dimulai dari Program Sarjana (S1 Kebidanan), Program Profesi Bidan dan Program Magister (S2) Kebidanan. Selain itu UMB Palopo resmi mengelola 18 Program Studi diantaranya Program Doktoral S3.Kesehatan Masyarakat, Program Magister diantaranya S2 Kesehatan Masyarakat, S2.Kebidanan dan S2.Hukum, Program Profesi yakni Profesi Ners, Profesi Bidan, Profesi Dokter dan Profesi Dokter Gigi serta program sarjana yakni S1. Kesehatan Masyarakat, S1. Ilmu Keperawatan, S1. Kebidanan, S1. Kedokteran, S1. Kedokteran Gigi, S1. Ilmu Hukum, S1. Perdagangan Internasional, S1. Kewirausahaan, Program Sarjana (S1), S1. Sistem Informasi dan S1. Informatika
Kepala LLDIKTI IX, Dr.Drs. Andi Lukman, M.Si secara langsung menyampaikan ucapan selamat kepada Rektor atas terbitnya izin pembukaan Progam S2 Kebidanan ini, “LLDIKTI IX turut berbangga atas terbitnya izin ini, UMB Palopo ini PTS pertama yang selenggarakan S2 Kebidanan di wilayah Indonesia Bagian Timur tentu harapan kita semoga memberikan manfaat besar dalam dunia pendidikan khususnya ilmu kebidanan,”ucapnya kepada Rektor melalui pesan singkat, 7 Mei 2026.
UMB Palopo sejauh ini disebut-sebut sebagai barometer pendidikan kebidanan yang berada di jazirah utara sulawesi selatan. Selain jenjang pendidikan yang lengkap, akreditasi dua program studi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan yakni baik sekali dari LAM-PTKes. Ini merupakan PTS pertama di luar kota makassar yang terakreditasi baik sekali.
Rektor UMB Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si, Apt, M.Kes, CIPA menyampaikan rasa syukurnya atas terbitnya izin tersebut “Alhamdulillah salinan SK nya telah kita terima dari LLDIKTI IX, pemerintah memberikan kepercayaan kepada UMB Palopo untuk menyelenggarakan. Akhirnya apa yang dinanti-nantikan oleh masyarakat, para alumni dan kita semua terwujud,”ucap Prof Nila.
Menurut Prof Nila, direncanakannya membuka program studi ini atas masukan dari berbagai pihak, pemerintah, masyarakat, khususnya alumni dengan berbagai macam masukan yang ada, salah satunya yakni mengenai kualitas lulusan sarjana serta biaya kuliah yang rendah dan tidak memberatkan. “Atas pertimbangan tersebut kita mengusulkan untuk pembukaan program studi ini,”ucapnya.
Baru-baru ini juga kelulusan Uji Kompetensi Nasional Periode I (First Taker) di UMB Palopo untuk profesi bidan 100 persen, “seluruh peserta yang mengikuti Uji Kompetensi Nasional sebanyak 582 yang diselenggarakan pada 11-13 April 2026 dinyatakan lulus”ucapnya. Pencapaian ini dikukuhkan melalui SK No. 0157/TIMADHOC.UKOMNAS.KEB/IV/2026.
Sebagai perguruan tinggi UMB Palopo telah lama menjadi magnet bagi calon mahasiswa yang meminati pendidikan kebidanan. Komitmen ini sudah terpupuk sejak berdirinya institusi pada 22 Juni 2009, di mana Program Studi DIV Bidan Pendidik menjadi salah satu cikal bakal lahirnya universitas ini.
Merujuk pada perubahan regulasi melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan, UMB Palopo bergerak cepat dengan menjadi perguruan tinggi pertama di wilayah Indonesia Timur yang membuka program profesi bidan. Respon cepat terhadap regulasi ini menjadikan UMB Palopo pilihan utama bagi lulusan D3 dan S1 Kebidanan yang ingin meraih kualifikasi profesional.
Keunggulan UMB Palopo didukung oleh fasilitas yang lengkap, termasuk menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Tana Luwu yang memiliki Computer Based Test (CBT) Center mandiri untuk uji kompetensi nasional. Fasilitas ini dihadirkan untuk mengasah kompetensi mahasiswa sekaligus membantu meminimalkan biaya pendidikan mereka.
Kini, mahasiswa kebidanan di UMB Palopo tidak hanya berasal dari Sulawesi Selatan, tetapi juga menjangkau Kalimantan, Papua, hingga Jawa. Dengan total alumni kebidanan mencapai 6.380 orang yang kini tersebar sebagai ASN, bidan mandiri, hingga pekerja migran, UMB Palopo terus memperluas jangkauannya melalui alih kelola akademi kebidanan di wilayah Sinjai dan Palu.
Sementara untuk penerimaan mahasiswa khusus S1 Kebidanan, profesi bidan masih dilakukan yang saat masih Jalur Mandiri UMB 1 periode pendaftarannya : 1 Desember 2025 s/d 2 April 2026, Jalur Mandiri UMB 2, 3 April 2025 s/d 30 September 2026 tanggal melalui Link pendaftaran pmb.umegabuana.ac.id.(*)
Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi
Media Center UMB Palopo
Whatsapp : +62 811-4440-9900
Email : humas@umegabuana.ac.id