
Universitas Mega Buana (UMB) Palopo mengikuti pameran pendidikan tinggi 2025 di timor leste selama 3 hari 28-30 Oktober 2025. Keikutsertaan ini atas undangan Kedutaan Besar Indonesia di Dili, Timur Leste melalui atase pendidikan dan kebudayaan RI dalam rangka memperkuat diplomasi indonesia di negara tersebut.

Keikutsertaan UMB Palopo disambut antusias oleh pelajar disana. Tercatat sebanyak 614 jumlah pendaftar yang selanjutnya akan dilakukan proses seleksi oleh tim Penerimaan Mahasiswa Baru UMB palopo. Antusiasme tersebut sudah terlihat pada hari pertama pelaksanaan, dimana sedikitnya 300an pengunjung memadati booth mencari informasi dan melakukan pendaftaran, hingga hari ketiga total pengunjung sebanyak 650 Pelajar timur leste, dan yang mengikuti proses pendaftaran di Universitas Mega Buana Palopo sebanyak 614 orang.

Rektor Universitas Mega Buana Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly,S.Si.,Apt,M.Kes.,CIPA memberikan apresiasi atas sambutan masyarakat di bumi lorosae ini.”Alhamdulillah, Universitas Mega Buana Palopo diterima dengan baik oleh masyarakat di negara ini, untuk itu kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Mereka para pelajar antusias untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi terlihat dari jumlah pendaftar dan keikutsertaan mereka dalam tes yang kami adakan,”ucapnya.


Pada pelaksanaan kegiatan pameran ini, UMB Palopo menarik perhatian dengan baju adat serta penganan khas tana luwu disajikan untuk pengunjung pameran. Selain memperkenalkan 17 program studi yang dimiliki, UMB Palopo juga memperkenalkan budaya tana luwu melalui simbol-simbol budaya yang dibawa seperti baju ada dan penganan khas tana luwu. Tidak hanya itu, UMB Palopo juga menyerahkan sepasang baju adat Bugis-Makassar untuk dipajang di Pusat Budaya Indonesia (PBI) yang ada di Dili.


Diketahui, keikutsertaan Universitas Mega Buana Palopo bersama 59 perguruan tinggi se indonesia ini, UMB Palopo merupakan satu-satunya dari Tana Luwu atas undangan Kedutaan Besar Indonesia di Dili, Timur Leste melalui atase pendidikan dan kebudayaan RI tersebut dalam rangka memperkuat diplomasi indonesia di timur leste serta memberikan informasi studi bagi generasi muda yang ada di negara ini. Rektor UMB Palopo, Prof. Dr. Hj.Nilawati Uly.,S.Si., Apt.,M.Les.,Cipa hadir bersama rombongan yakni, pembina Yayasan, H Rahim Munir, SP., MM, Wakil Rektor III (bidang Kerjasama), Suwandi AN, SKM., MPH, Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran UMB Palopo, Dr. dr. Lelimiska Syarif, dan Pengelola Media Center UMB Palopo, Aldy Muchlis.

Dikesempatan ini UMB Palopo selain mengikuti pameran juga melakukan penandatanganan memorandum of understanding bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan, di KBRI-Dili, Timur Leste, Tasrifin Tahara serta perguruan tinggi yang ada di Timor Leste. Yakni dengan UNITAL (Universidade Oriental Timor Lorosa’e) serta Universidade Católica Timorense.

Tasrifin Tahara dikesempatan ini memuji keikutsertaan UMB Palopo, menurutnya sebuah perguruan tinggi memiliki potensi yang besar jika mampu menunjukkan diri di kancah internasional. Dan hal itu telah dilakukan oleh Universitas Mega Buana Palopo. “Saya kira itu sangat membantu dalam rangka peningkatan kapasitas dan peningkatan akreditasi UMB palopo pada level internasional, saya yakin UMB Palopo ini akan bergerak lebih maju,”ucapnya. Ia memberikan apresasi kepada Universitas Mega Buana Palopo yang berani unjuk diri di ajang internasional ini. “UMB Palopo ini memiliki potensi yang luar biasa, saya yakin dan percaya eksistensi UMB Palopo ini selain menambah khasanah keilmuan di Indonesia, juga di kancah internasional, karena hari ini (30 Oktober.red) UMB Palopo sudah hadir mengikuti expo pameran terbesar di negara pasific khususnya di Kedutaan besar Republik Indonesia di Dili,”ucapnya.(*)