
Menjadi perguruan tinggi yang maju dan memberikan dampak luas adalah konsep yang dijalankan oleh Universitas Mega Buana Palopo sejak didirikan pada 22 Juni 2009. Universitas Mega Buana Palopo, atau yang juga dikenal sebutan UMB Palopo dan Kampus Mega Buana, dibuka untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk kuliah dengan biaya terjangkau, lengkap, dan berkualitas. ‘You and Me UMB’ adalah jargonnya, yang dapat dimaknai sebagai ‘Semua Bisa Kuliah di UMB Palopo!’
Akses pendidikan di daerah yang terbatas karena kurangnya sarana dan prasarana menjadi salah satu alasan pendirian perguruan tinggi ini. UMB Palopo bertekad menjadi solusi. Didirikan oleh H. Rahim Munir, SP, MM, dan Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly,, Apt., M.Kes., CIPA, UMB Palopo bersama seluruh civitas akademika merancang UMB Palopo agar semua masyarakat dapat mengakses pendidikan yang lebih lengkap, berkualitas, dan terjangkau.

Sejak awal, UMB Palopo telah berupaya memberikan dampak. Ini dibuktikan dengan hadirnya pendidikan kedokteran pertama di wilayah kabupaten yang lengkap dan terjangkau, serta menjadi rujukan bagi PTS yang ingin membuka pendidikan kedokteran di Indonesia. Selain itu, UMB Palopo membuka Program Doktoral pertama di wilayah Luwu Raya dan Toraja, memiliki fasilitas laboratorium terlengkap, dan menjadi perguruan tinggi pertama yang memiliki rumah sakit di wilayah tersebut.
Kualitas pendidikan juga terus ditingkatkan dengan menyesuaikan standar pendidikan tinggi melalui proses akreditasi. UMB Palopo tercatat sebagai perguruan tinggi pertama yang terakreditasi “Baik Sekali” di wilayah Luwu Raya dan Tana Toraja. Kurikulum didesain relevan dengan dunia kerja, menunjukkan upaya UMB Palopo menyiapkan SDM yang handal dengan pengembangan kurikulum yang relevan untuk menghasilkan lulusan berkualitas dan siap menghadapi tantangan global.
UMB Palopo senantiasa membangun kolaborasi untuk mendukung pencapaian pendidikan, baik dengan industri, pemerintah daerah, komunitas, maupun perguruan tinggi di tingkat lokal, nasional, maupun global. Pelaksanaan kegiatan Tri Dharma terus ditingkatkan agar semakin terasa manfaatnya bagi masyarakat.
Jika merefleksikan upaya pengembangan UMB Palopo sejak 2009, awalnya hanya membina 3 program studi dan dikenal sebagai STIKes Mega Buana Palopo. Kemudian, pada 2020, beralih status menjadi Universitas dan menambah program studi non-kesehatan. Saat ini, UMB Palopo mengelola 17 program studi yang terdiri dari 5 fakultas, 1 program doktoral, 2 program magister, 4 program profesi, dan 10 program S1. UMB Palopo bertransformasi lebih cepat!
Meski telah mencapai kemajuan signifikan, UMB Palopo bertekad untuk tidak berhenti di situ saja. Lebih dari sekadar menerima ribuan mahasiswa per tahun dan meluluskannya, atau menjalankan kegiatan Tri Dharma, UMB Palopo ingin menjadi solusi dan kemajuannya memberi manfaat kepada masyarakat.
Pada Dies Natalis ke-16 ini, UMB Palopo ingin lebih menekankan lagi tujuannya dan membangun kinerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat. UMB Palopo ingin memperluas dampak sebagaimana cita-citanya yang dirumuskan melalui Visi dan Misi. ‘Making Progress & Creating Impact!’ adalah semangat perjalanan kedepan.(*)