
Universitas Mega Buana (UMB) Palopo sukses meraih total pendanaan hibah penelitian dan pengabdian masyarakat senilai lebih dari Rp1,3 miliar dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026.
Capaian ini dikukuhkan dalam acara penandatanganan kontrak yang berlangsung di Aula Ridwan Saleh Mattayang, LLDIKTI Wilayah IX Makassar, pada Senin, 11 Mei 2026.
Berdasarkan nomor kontrak 384/LL9/PPIP.PL-MONO/2026 untuk hibah penelitian dan nomor kontrak 505/LL9/PPIP-PPM/2026 untuk hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), UMB Palopo berhasil memperoleh pendanaan sebesar Rp938.400.000 dengan rincian pendanaan penelitian reguler sebesar Rp. 892.150.000 dan PkM sebesar Rp. 46.250.000.
Selain itu, UMB Palopo juga memperoleh pendanaan melalui skim Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB) bersama konsorsium Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, dan ITKES YARSI Mataram berdasarkan Nomor Kontrak Tim Konsorsium 166/KPA/C3/KPT/2026 sebesar Rp445.825.000. Sehingga total perolehan dana hibah UMB Palopo Tahun 2026 mencapai Rp1.384.225.000.
Capaian ini memperkuat komitmen UMB Palopo dalam mendukung pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif dan berdampak. Pada kegiatan penandatanganan kontrak penelitian dan PkM antara perguruan tinggi dengan LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara yang dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026 di Aula Ridwan Saleh Mattayang LLDIKTI Wilayah IX Makassar, UMBP tercatat masuk dalam lima besar Perguruan Tinggi Swasta dengan perolehan pendanaan tertinggi berdasarkan klaster perguruan tinggi.
Selain itu dengan masuknya UMB Palopo dalam peringkat lima besar PTS peraih dana hibah tertinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, universitas ini semakin mempertegas visinya untuk terus unggul dan kompetitif di level nasional.(*)