
Rektor Universitas Mega Buana Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, (tautan tidak tersedia), Apt., M.Kes., CIPA, mengungkap data sebaran mahasiswa tahun akademik 2025 yang terdiri dari 170 kabupaten dan kota pada 32 provinsi, dengan penerimaan mahasiswa baru sebanyak 3.316.


“Alhamdulillah, tahun ini jangkauan Universitas Mega Buana Palopo semakin meluas dari berbagai wilayah di Indonesia, 170 kabupaten/kota pada 32 provinsi,” sebut Rektor Universitas Mega Buana Palopo dalam penyampaiannya saat menyampaikan sambutan di kegiatan penyambutan mahasiswa baru sebagai bagian dari kegiatan penutupan PKKMB tahun 2025 yang berlangsung hybrid, di Balai Rasdiana Center, Senin, 8 September 2025.
Adanya hal ini, ungkap Prof. Nila, sapaan akrab Rektor, menunjukkan kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap layanan pendidikan di Universitas Mega Buana Palopo, di mana mahasiswa tidak lagi didominasi masyarakat dari Luwu Raya saja, namun dari berbagai daerah, seperti Aceh, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Jambi, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, serta Papua Pegunungan.

Pada penerimaan jumlah mahasiswa baru di tahun akademik 2025 ini, jumlah peminat mencapai 5.307 orang dan diterima sebagai mahasiswa baru sampai dengan 31 Agustus 2025 sebanyak 3.316.

“Ini bentuk kesyukuran kita semua bahwa UMB Palopo semakin dipercaya. Tentunya kita patut bersyukur meningkatnya peminat dari tahun ke tahun ini tidak lepas dari kerja keras kita semua dalam memberikan layanan terbaik, apalagi mahasiswa UMB Palopo saat ini tidak hanya berasal dari wilayah Luwu Raya saja, namun dari berbagai provinsi. Untuk itu, selaku Rektor, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dari masyarakat, dan tentunya juga kami akan senantiasa berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik,” ucapnya.
Adapun peningkatan jumlah mahasiswa baru sejak tiga tahun sebelumnya: pada tahun 2023, jumlah pendaftar/peminat mencapai 2.488 dengan jumlah mahasiswa baru sebanyak 2.343; kemudian pada tahun 2024, jumlah pendaftar/peminat sebanyak 2.942 dan jumlah mahasiswa baru 2.656; dan tahun akademik 2025 ini, jumlah peminat mencapai 5.307 dengan jumlah mahasiswa baru hingga Agustus 2025 sebanyak 3.316.

Diungkapkannya, peningkatan ini tidak lepas dari komitmen yang ditunjukkan Universitas Mega Buana Palopo dalam pengelolaan pendidikan, seperti fasilitas yang lengkap, biaya kuliah yang lebih terjangkau dan bisa diangsur, semua program studi telah terakreditasi, di mana beberapa di antaranya terakreditasi Unggul, Baik Sekali, dan terakreditasi Baik, dan akreditasi institusi Baik Sekali. Di samping itu, sistem pembelajaran menggunakan model hybrid learning, sehingga memudahkan mahasiswa yang kuliah sambil kerja. Tidak sampai di situ, sebaran alumni tercatat sebanyak 92 persen telah bekerja di dalam dan luar negeri, baik sebagai ASN, wirausaha, karyawan swasta, dan lain-lain.

Diketahui pelaksanaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Mega Buana Palopo tahun 2025 telah dimulai pada Selasa, 2 September 2025. Kegiatan yang digelar ini, Senin, 8 September 2025, merupakan rangkaian daripada kegiatan sebelumnya. Pelaksanaan PKKMB ini digelar secara hybrid.
“Pelaksanaan PKKMB ini dilakukan agar memudahkan mahasiswa mengikuti kegiatan, di mana harapan kita semua berjalan dengan tertib dan lancar, karena penyambutan ini adalah bagian daripada pengenalan mahasiswa terhadap lingkungan kampus yang akan dimasukinya. Hari ini mereka bertemu Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, dan semuanya,” ucap Rektor.

Menurut Rektor, hal ini penting sebagai upaya universitas dalam mendekatkan diri dengan mahasiswa, “Apapun masalahnya, tolong disampaikan, agar proses kuliah yang kalian jalani itu bisa berjalan dengan baik, karena seluruh pengelola, dosen, pimpinan sangat bersahabat dengan mahasiswa. Di UMB Palopo tidak ada pungli! Jika menemukan ini, tolong laporkan kepada saya,” tegasnya.
Sebelumnya juga pada pertemuan pertama mahasiswa baru telah diberikan materi wawasan kebangsaan saat pembukaan kegiatan dari Kepala LLDIKTI Wilayah 9 Sultanbatara, Walikota Palopo Di wakili, Bapak Drs.M.Taufiqurahman, M.Si Staf Ahli Walikota Bidang Kesra, serta Drs. H. Bakhtiar MH. Sementara hadir membawakan materi yakni BNNK Palopo, Darmawati, S.Sos, Polres Palopo, Iptu. Nurdin, SH., MH, Kodim Palopo, Kapten infanteri agus purw

ono, Manager – Mobile Consumer Branch. Parepare, Aryoputro Wicaksono.
Sekadar diketahui Universitas Mega Buana Palopo di usia 16 tahun telah mengelola 17 program studi da
ri 3 program. Perguruan tinggi ini didirikan pada tahun 2009 yang masih berbentuk Stikes, awalnya hanya membina 3 program studi. Dan pada tahun 2020 berubah bentuk menjadi Universitas mengelola 5 program studi, dan tahun 2025 ini Universitas Mega Buana Palopo telah mengelola 17 Program Studi diantaranya, Program Studi, S3 Kesehatan Masyarakat, Program Magister S2. Kesehatan Masyarakat, S1. Kesehatan Masyarakat, S1. Ilmu Keperawatan, S1. Kebidanan, Program Profesi, Profesi Ners, Profesi Bidan, Program Studi, S1. Kedokteran, S1. Kedokteran Gigi, Profesi Dokter, Profesi Dokter Gigi, Program Studi Perdagangan Internasional, Program Studi, S1. Kewirausahaan, Program Magister (S2) Hukum, Program Studi S1. Ilmu Hukum, Program Studi S1. Sistem Informasi dan S1. Informatika.(*)